Breaking

Sosmed Jadi Perantara HOAX?

Hoax  merupakan  informasi  yang direkayasa  untuk  menutupi  informasi sebenarnya. Dengan   kata  lain hoax  juga bisa  diartikan  sebagai  upaya pemutarbalikan  fakta  menggunakan informasi  yang  seolah-olah  meyakinkan tetapi  tidak  dapat  diverifikasi kebenarannya.  Salah  satu  contoh pemberitaan  palsu  yang  paling  umum adalah  mengklaim  sesuatu  barang  atau kejadian  dengan  suatu  sebutan  yang berbeda dengan barang/ kejadian sejatinya. Definisi  lain  menyatakan  hoax  adalah suatu  tipuan  yang  digunakan  untuk mempercayai  sesuatu  yang  salah  dan seringkali tidak  masuk akal  yang  melalui sosial media.

Hoax  bertujuan  untuk  membuat opini  publik,  menggiring  opini  publik, membentuk persepsi juga untuk hufing fun yang menguji kecerdasan dan kecermatan pengguna  internet  dan  media  sosial. Tujuan  penyebaran  hoax  beragam  tapi pada  umumnya  hoax  disebarkan  sebagai bahan  lelucon  atau  sekedar  iseng, menjatuhkan  pesaing  (black  campaign), promosi dengan penipuan, ataupun ajakan untuk berbuat amalan – amalan baik yang sebenarnya belum  ada dalil  yang jelas  di dalamnya.  Namun  ini  menyebabkan banyak  penerima  hoax  terpancing  untuk segera menyebarkan  kepada  rekan sejawatnya  sehingga  akhirnya  hoax  ini dengan cepat tersebar luas.

Informasi  Hoax  sering disebarluaskan  dan  bersumber  dari  kabar bohong  dan  dibuat  dalam  satu  jaringan sosial untuk  menjaga kepentingan  pribadi maupun kelompok. Seringkali secara sadar pengguna  media  sosial  menyebarkan kebohongan untuk membantu agenda yang direncanakan.




Sumber Artikel: https://tinyurl.com/y2ajfhvr
Sumber foto: https://tinyurl.com/y64udkpn

No comments:

Powered by Blogger.