Tingkatkan Iklim Perbukuan Lewat Kegiatan Peduli dan Berbagi Buku
Anak-anak SD mengikuti kegiatan peduli dan berbagi buku di Book Fair 2019, Rabu (14/8).
Tanpa
terasa, Denpasar Book Fair sudah
memasuki hari ke tiga. Berbeda dengan hari kedua, di hari ketiga ini kegiatan
ditemani dengan suasana yang cerah. Suasana yang cerah ini membuat para
pengunjung menjadi antusias untuk mengikuti kegiatan gerakan peduli dan berbagi
buku. Gerakan peduli dan berbagi buku ini menjadi motivasi
tersendiri bagi panitia untuk mengadakannya. “Tujuan kegiatan peduli dan
berbagi buku ini untuk meningkatkan iklim perbukuan. Intinya, kami ingin
meningkatkan minat anak-anak terhadap buku,” ucap panitia bagian peliputan, Ni
Putu Rika Novianti.
Noviati
juga menambahkan bahwa sangat prihatin bagi generasi yang tidak suka membaca
buku maupun tidak suka melakukan kegiatan literasi. Padahal, telah digaungkan
oleh pemerintah kegiatan literasi selama lima belas menit sebelum belajar. “Meskipun
sekarang teknologi sudah berkembang, tetapi tidak ada salahnya membaca buku
karena kegitan literasi itu sangat penting untuk kita ke depannya,” ujarnya.
Pendapat dari Ni Putu Rika Novianti sebagai panitia peliputan mengenai acara gerakan peduli dan bagi buku.
Pada
kegiatan gerakan peduli dan berbagi buku ini banyak pengunjung, baik kalangan
umum siswa-siswi sekolah, dan peserta lomba yang antusias mengikutinya. “Senang
waktu tahu ada kegiatan peduli dan berbagi buku ini. Kegiatan ini kan sangat
bermanfaat, apalagi pelajar yang mengikuti kegiatan ini sangat ramai.Banyak
yang antusias dengan kegiatan ini. Jadi, seru banget deh,” ungkap peserta lomba
reportase, Ni Putu Narda Davina Cahaya Cinta Ariani.
Cahaya
menambahkan setiap hari sebenarnya pelajar diwajibkan untuk membaca buku
minimal 30 menit per hari karena sangat penting dan juga dapat menambah wawasan
kita menjadi lebih luas. “Padahal membaca buku sangat bermanfaat untuk menambah
wawasan. Apalagi dalam kegiatan ini banyak anak-anak SD yang antusias sekali
membaca buku. Saya lihat mereka senang membaca buku dongeng, majalah, bahkan
ada beberapa yang membaca buku pelajaran,” terangnya.
Pembukaan acara kegiatan peduli dan berbagi buku di Denpasar Book Fair 2019.
Novianti
menaruh harapan besar setelah diadakannya gerakan peduli dan berbagi buku ini
agar nantiny banyak komunitas-komunitas yang peduli terhadap anak-anak yang
mungkin belum bisa mendapatkan buku ataupun membeli buku. Menurutnya, dengan
kegiatan berbagi buku ini dapat membuat anak-anak, khususnya generasi muda zaman
sekarang lebih suka membaca. “Peraturan literasi menurut saya sudah bagus. Aku
berharap kegiatan Book Fair ini ngga cuma diadakan sekali ataupun dua
kali, tetapi bisa rutin agar lebih banyak yang suka membaca,” harapnya.
Reporter: I Gusti Ayu Rani Dihantari
Fotografer: Ni Putu Dhania Putri Dewanti
Reporter: I Gusti Ayu Rani Dihantari
Fotografer: Ni Putu Dhania Putri Dewanti



No comments: